Posted in Game, Satu Kata, Wattpad - Story

Menetap [Satu Kata]

​Menetap adalah saat di mana aku harus tinggal di suatu tempat. Dan bagiku menetap terbagi menjadi dua. Yang pertama menetap untuk sementara. Hal ini menunjukkan bahwa aku harus tinggal di tempat tersebut, namun menuju ke tempat dimana aku harus menetap selanjutnya. Yang kedua adalah menetap selamanya. Itu berarti aku berhenti mencari tempat untuk menetap karena aku sudah menemukan tempat terakhir untuk tinggal. — Gadis



Menetap bukan hanya kau tinggal di suatu tempat. Menetap adalah kata yang lebih dalam dari itu. Menetap berarti, kau memfokuskan dirimu, pikiranmu, dan jiwamu di saat bersamaan. — Ev



Menetap di rumah orang lain merupakan salah satu hal yang paling ku hindari. Bukan karna tempatnya tak ku sukai atau bukan karna seleraku. Hanya saja aku sudah terbiasa dengan suasana nyaman di rumah sendiri. — RPI



Menetap adalah hal yang sering kita lakukan. Tapi menurutku, menetap itu bukan hanya diam diri di suatu tempat bernama rumah atau apa pun. Bukan hanya tempat berlindung dari hujan dan panas, tapi menetap juga berarti mempercayakan setiap hati kita untuk tinggal. — Riri



Aku tidak mengerti, setelah semua yang engkau lakukan kepadaku, masih saja hati ini ingin menetap di hatimu. Meski aku tidak tahu apakah kau ingin menetap di hatiku, biarkan, biarkan hanya aku yang menetap di hatimu. — Tiwi



Menetap itu keadaan di mana saya sudah benar-benar serius dengan hal itu yang mana hal itu dapat membuat saya nyaman entah itu apa namanya. — Aisyah



Menetap adalah hal di mana tinggal dalam jangka waktu yang lama. Menetap mempunyai arti yang banyak dan dalam hal apa pun. — Debiana



Menetap bagiku tinggal selamanya. Bukan singgah, apalagi bermaksud untuk pergi. Menetap bisa di mana saja, yang utama adalah bahwa kau merasa bahwa tempatmu menetap adalah rumahmu. — Rohana



Satu kata untuk mendeskripsikan kita sedang berada di satu tempat dalam jangka waktu yang lama. — Febriana

Posted in Game, Satu Kata, Wattpad - Story

Satu [Satu Kata]

​Satu adalah angka pertama. Satu bukan dua. Apa lagi tiga. Bukan hal yang majemuk. Namun, perlu diingat, setelah satu masih ada dua, tiga, dan seterusnya. Beda hal jika ia diberi imbuhan. Membuatnya menjadi kata ‘satu-satunya’. Itu berarti tidak ada kata lain di belakangnya. — Gadis



Satu adalah salah satu angka yang terletak di awal. Dan angka 1 bisa menjadi angka yang berharga contohnya: juara satu, menjadi satu – satunya di hati dia. Satu juga bisa menjadi hal yang buruk, contohnya mendapatkan nilai 1. — Debiana



Satu adalah huruf yang tidak mempunyai asal. Satu adalah huruf yang berdiri sendiri tanpa ada unsur lain yang membangunnya. Satu adalah satu. — Ev



Satu adalah bilangan yang pertama, bilangan utama. Satu adalah langkah pertama kau melangkah, agar bisa menempuh dua, tiga, dan seterusnya. Sebab satu adalah awal. — Rohana



Satu adalah sebuah angka. Angka yang didominasi dengan kata pertama. Jika menyangkut soal perasaan, satu sama halnya dengan prioritas. Kamu adalah prioritasku, maka kamu satu untukku. — Tiwi



Satu adalah angka yang mengawali segala angka. Dan satu juga bisa dibilang permulaan atau awal dari berbagai hal. Satu juga suatu angka yang tak dapat terdefinisikan. — Aisyah



Satu adalah angka yang pertama. Dia berdiri kokoh di depan memimpin pasukan angka yang lainnya. Satu bukan sekedar angka biasa tapi angka yang sangat spesial di antara angka lainnya karena angka satu tiada nomer duanya. Satu itu ibarat pemenang. — Dentinia




Satu, bukan sekadar nomor, bukan sekadar penghargaan, bukan juga sekadar posisi. Satu itu juga bermakna permulaan, bukan akhir. — RPI 

Akronim dari Selalu Ada unTUkmu. Satu kata untukmu. Semoga di keesokan harinya kau bisa menerimaku, kenapa kau memilih yang lain di saat ada yang peduli denganmu? Kau mengacuhkanku begitu saja, tak pernah memberiku celah sedikit pun. Sedih rasanya, perih, seperti garpu yang terus menerus menusuk hatiku. Tahukah kau?

Tapi walaupun begitu aku akan selalu ada untukmu hingga di suatu saat kemudian kau akan menoleh kepadaku. — Tania



Satu itu tunggal. Satu itu spesial. Satu itu bisa masuk semua kategori bilangan. Bilangan prima pun membutuhkan angka 1 untuk menyatakan bilangan itu benar benar bilangan prima atau bukan. Satu itu sepertimu, yang satu satunya untukku. — Henry

Posted in Game, Satu Kata, Wattpad - Story

Keluarga [Satu Kata]

​Keluarga, satu kata yang sangat penting untukku. Keluarga merupakan tempat orang orang yang aku sayangi dan sangat berarti untukku disebut. — Riri


Keluarga adalah di mana kau bisa mencurahkan seluruh perasaanmu. Senang, sedih, lelah, letih, lesu. Semua hal itu bisa kau bagikan pada keluarga. Keluarga adalah tempat di mana kau bisa pulang. Keluarga adalah tempat yang bisa kau sebut rumah. — Ev


Keluarga, bagaikan pohon rindang yang indah. Ayah adalah akar yang membuat pohon kuat, Ibu adalah batang yang selalu menompang badai dan memecahkan segala masalah, aku dan kakak sebagai buah dan daunnya, pelengkap manis pohon rindang. — RPI


Keluarga adalah mereka yang menggenggam tanganmu saat orang lain melepaskannya. Keluarga adalah tempatmu untuk pulang dan menetap. — Rohana


Keluarga adalah tempatku untuk pulang. Tempatku untuk melepaskan rasa lelah, setelah seharian beraktifitas. Hanya keluarga yang selalu menemaniku disaat semuanya hanya memanfaatkanku saja. Mereka selalu menyayangiku dengan tulus. Tanpa keluarga aku bukanlah apa-apa. Karena keluarga adalah segalanya bagiku. — Febriana


Keluarga itu adalah motivasi saya yang membangunkan tekad saya untuk bisa membahagiakan mereka. Keluarga adalah rumah di mana saya bisa berpulang ke sana. Keluarga bagi saya adalah hal yang mampu membuat saya menetap untuk selamanya. — Aisyah


Keluarga itu rumah. Keluarga itu tempat berlindung. Keluarga itu segalanya. Tak akan ada yang bisa menggantikan keluarga. Keluarga itu bagaikan patokan sebuah cermin. Kau bisa saja kehilangan banyak teman, tapi … Tidak dengan keluarga. — Nisa


Merupakan orang-orang yang berada di lingkaran terdekatku. Keluarga juga menjadi kelompok sosial terkecil. Terdiri dari ayah, ibu, aku, kakak, dan adik. Keluarga bisa menjadi sesuatu yang membangkitkan semangat. Sesuatu yang membuat seseorang merasa ‘dibutuhkan’ di dunia ketika orang-orang diluar sana terus menjatuhkan fisik maupun batin.Namun di lain hal, keluarga menjadi sesuatu yang membuat seseorang membenci dunia. Tak sedikit kasus yang menyebutkan bahwa keluarga bisa menjadi alasan seseorang untuk mengakhiri hidup. Tapi satu hal yang tidak bisa dipungkiri. Semua orang menginginkan keluarga sempurna. Karena satu sisi, keluarga adalah tempat untuk pulang dan menerima kehangatan. Serta menyalurkan energi positif yang berasal dari empati yang mendalam serta kasih sayang. — Gadis


Bukan sekadar sekumpulan orang. Bukan sekadar hubungan sedarah. Keluarga adalah mereka yang rela membantumu ketika jatuh, menepuk pundakmu ketika berada dalam masalah. — Kinanti

Keluarga? Yang kupikirkan adalah kalian semua … Baik yang ada di rumah maupun di grup line ini.

Bukankah keluarga harus saling menyayangi satu sama lain? Peduli satu sama lain? Ya, memang itu semua kudapat dari KELUARGA. Aku bersyukur memiliki keluarga seperti kalian, kalian membuatku bangkit dari keterpurukan terutama untuk mama dan ayah. Kalian di grup ini juga mengajarkan ku tentang hal hal yang belum pernah ku temui sebelumnya, mengajarkan ku tentang kepenulisan.

KELUARGA ….

Janganlah pergi dan tetaplah bersamaku hingga maut menjemputku. — Tania

Keluarga itu segalanya. Karena di saat aku sedang kacau balau, keluarga selalu ada di belakangku. Mereka mendukungku, menyemangatiku, tanpa kenal waktu. Aku tidak yakin apa aku akan tetap baik-baik saja tanpa keluarga. Selagi masih lengkap sebuah anggota keluarga jangan pernah menyia-nyiakannya karena penyesalan di akhir itu tiada gunanya. — Dentinia


Jika kalian menganggap sebuah hati itu seperti rumah, berbeda denganku. Yang kuanggap sebagai rumah adalah keluarga, rumah ternyaman yang pernah kumiliki. Keluarga yang selalu ada disaat diriku sedang melanda kegelisahan, maupun di saat diriku sedang senang. Kadang aku membencinya karena hal sepele, namun itu adalah kekhilafan yang paling besar yang pernah kualami. Intinya, hanya dalam keluarga aku bisa menjadi diriku sendiri. — Tiwi


Keluarga adalah sekumpulan orang – orang tempatku untuk pulang. Keluarga terdiri atas orang – orang yang saling menyayangi satu sama lain. — Debiana